Sabtu, 10 Oktober 2015

Kenapa Perlu GenRe?



Halo sobat GenRe Indonesia. Semoga kabarnya baik dan tetap menjadi remaja yang sehat, cerdas, dan ceria. Oh, iya, kali ini akan ada kabar baik untuk kawan remaja semua. Apa sih kabar baiknya? Pasti pada kepo, kan? Wajar dong karena salah satu sifat remaja itu adalah selalu pengen tahu dengan hal baru. Selama hal itu berdampak positif, kawan semua boleh kok menjadi kepo.

Kawan remaja, tahu nggak kalau jumlah kita di tahun 2015 ini mencapai 66 juta jiwa dari 225 juta jiwa penduduk Indonesia. Wow, angka yang sangat besar dong, ya. Bung Karno pernah berkata; “Berikan saya sepuluh pemuda, maka akan saya goncangkan dunia.” Kalo melihat jumlah kita saat ini, udah berapa dunia tuh yang kita goncangkan? (Hehehe). Dari petikan ucapannya Bung Karno tersebut udah tergambar bahwa, kita sebagai remaja sangat berperan penting bagi perjalanan bangsa tercinta ini. “Pemuda adalah harapan bangsa.”

Dan yang perlu kita tahu pula adalah pada 10-20 tahun ke depan kita merupakan bonus bagi demografi Indonesia. Bener kawan, ditangan kita tersimpan sebuah tanggung jawab besar untuk kita sendiri, keluarga, dan negara. Dan sudah pasti, godaan serta tantangan akan menjadi bayang-bayang disetiap perjalanan kita.

Tapi melihat kenyataannya, masih banyak kawan remaja kita yang belum sadar akan tugas dan peranannya, baik untuk dirinya sendiri, keluarga, maupun negara. Banyak dari kawan remaja kita yang terlibat permasalahan remaja seperti; free sex, NAPZA, serta terjangkit HIV/AIDS. Ih, ngeri kan teman-teman. Ditambah lagi, banyak dari remaja kita yang mengalami kehamilan luar nikah dan pernikahan dini. Duh, hari gini masih nikah muda?


Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya permasalahn tersebut adalah kurangnya informasi yang diterima oleh remaja, serta minimnya pelayanan ramah remaja yang ia dapatkan. Disamping itu, sebenarnya ada 3 (tiga) faktor yang sangat mempengaruhi dalam pembentukan jati diri remaja, yaitu; faktor keluarga, faktor lingkungan, serta faktor individu. Dan untuk merespon permasalahan tersebut, maka dikembangkanlah program GenRe (Generasi Berencana).

Tentang GenRe
Apa itu Genre?? GENRE (GENerasi beREncana) adalah program yang dikembangkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan kelompok sasaran program, yaitu:
·        Remaja yang berusia 10-24 tahun tapi belum menikah
  • Mahasiswa/mahasiswi yang belum menikah
  • Keluarga
  • Masyarakat yang peduli terhadap kehidupan para remaja
Tujuan dikembangkannya program Genre oleh BKKBN adalah untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi para remaja dalam hal:
  • Jenjang pendidikan yang terencana
  • Berkarir dalam pekerjaan yang terencana
  • Menikah dengan penuh perencanaan sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi.


Bentuk kegiatan GenRe:
·         Promosi penundaan usia kawin, sehingga mengutamakan sekolah dan berkarya. Dimana usia pernikahan pertama yang diinginkan dalam program Genre ini minimal adalah 21 tahun, selain itu memberitahu para remaja tentang anatomi sistem reproduksi manusia.
·         Menyediakan informasi tentang kesehatan reproduksi yang seluas-luasnya, dengan cara meningkatkan jumlah PIK R/M melalui berbagai jalur Academic/PT, organisasi keagamaan, dan organisasi Kepemudaan, meningkatkan SDM pengelolah PIK R/M yang berkuallitas, adanya komitmen dari stakeholder dan mitra kerja dalam pengelolaan danpelaksanaan program GENRE.
·         Promosi kesehatan yang merencanakan kehidupan berkeluarga yang sebaik-baiknya.
·         PIK-R adalah Pusat Informasi dan Konseling Remaja. PIK-M adalah Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa.


Previous Post
First

0 komentar:

Berilah komentar yang membangun atau wujud apresiasi positif anda. Untuk itu, kami mengucapkan terimakasih. Berilah hashtag #GenReForIndonesiaKu di akhir komentar anda.