Halo sobat GenRe Indonesia. Semoga kabarnya baik dan tetap menjadi
remaja yang sehat, cerdas, dan ceria. Oh, iya, kali ini akan ada kabar baik
untuk kawan remaja semua. Apa sih kabar baiknya? Pasti pada kepo, kan? Wajar
dong karena salah satu sifat remaja itu adalah selalu pengen tahu dengan hal
baru. Selama hal itu berdampak positif, kawan semua boleh kok menjadi kepo.
Kawan remaja, tahu nggak kalau jumlah kita di tahun 2015 ini
mencapai 66 juta jiwa dari 225 juta jiwa penduduk Indonesia. Wow, angka yang
sangat besar dong, ya. Bung Karno pernah berkata; “Berikan saya sepuluh pemuda, maka
akan saya goncangkan dunia.” Kalo
melihat jumlah kita saat ini, udah
berapa dunia tuh yang kita goncangkan? (Hehehe). Dari petikan ucapannya Bung
Karno tersebut udah tergambar bahwa, kita sebagai remaja sangat berperan
penting bagi perjalanan bangsa tercinta ini. “Pemuda adalah harapan bangsa.”
Dan yang perlu kita tahu pula adalah pada 10-20 tahun ke depan
kita merupakan bonus bagi demografi Indonesia. Bener kawan, ditangan kita
tersimpan sebuah tanggung jawab besar untuk kita sendiri, keluarga, dan negara.
Dan sudah pasti, godaan serta tantangan akan menjadi bayang-bayang disetiap
perjalanan kita.
Tapi melihat kenyataannya, masih banyak kawan remaja kita yang
belum sadar akan tugas dan peranannya, baik untuk dirinya sendiri, keluarga,
maupun negara. Banyak dari kawan remaja kita yang terlibat permasalahan remaja
seperti; free sex, NAPZA, serta terjangkit HIV/AIDS. Ih, ngeri kan teman-teman.
Ditambah lagi, banyak dari remaja kita yang mengalami kehamilan luar nikah dan
pernikahan dini. Duh, hari gini masih nikah muda?
Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya permasalahn tersebut
adalah kurangnya informasi yang diterima oleh remaja, serta minimnya pelayanan
ramah remaja yang ia dapatkan. Disamping itu, sebenarnya ada 3 (tiga) faktor
yang sangat mempengaruhi dalam pembentukan jati diri remaja, yaitu; faktor
keluarga, faktor lingkungan, serta faktor individu. Dan untuk merespon
permasalahan tersebut, maka dikembangkanlah program GenRe (Generasi Berencana).
Tentang GenRe
Apa itu Genre?? GENRE (GENerasi beREncana)
adalah program yang dikembangkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana
Nasional (BKKBN) dengan kelompok sasaran program, yaitu:
·
Remaja yang berusia 10-24 tahun tapi belum menikah
- Mahasiswa/mahasiswi
yang belum menikah
- Keluarga
- Masyarakat yang peduli terhadap
kehidupan para remaja
Tujuan dikembangkannya program Genre oleh BKKBN
adalah untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi para remaja dalam hal:
- Jenjang
pendidikan yang terencana
- Berkarir dalam pekerjaan yang
terencana
- Menikah dengan penuh
perencanaan sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi.
Bentuk kegiatan GenRe:
·
Promosi penundaan usia kawin, sehingga mengutamakan sekolah dan
berkarya. Dimana usia pernikahan pertama yang diinginkan dalam program Genre
ini minimal adalah 21 tahun, selain itu memberitahu para remaja tentang anatomi
sistem reproduksi manusia.
·
Menyediakan informasi tentang kesehatan reproduksi yang
seluas-luasnya, dengan cara meningkatkan jumlah PIK R/M melalui berbagai jalur
Academic/PT, organisasi keagamaan, dan organisasi Kepemudaan, meningkatkan SDM
pengelolah PIK R/M yang berkuallitas, adanya komitmen dari stakeholder dan
mitra kerja dalam pengelolaan danpelaksanaan program GENRE.
·
Promosi kesehatan yang merencanakan kehidupan berkeluarga yang
sebaik-baiknya.
·
PIK-R adalah Pusat Informasi dan Konseling Remaja. PIK-M adalah
Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa.


0 komentar:
Berilah komentar yang membangun atau wujud apresiasi positif anda. Untuk itu, kami mengucapkan terimakasih. Berilah hashtag #GenReForIndonesiaKu di akhir komentar anda.