Jumat, 06 November 2015

MAU MENIKAH DINI? KETAHUI DULU BAHAYANYA DARI SEGI MEDIS !

rukoremaja.blogspot.com


Berbagai upaya pencegahan pernikahan di usia muda telah banyak dilakukan di berbagai kalangan. Dari beragam kampanye, sosialisasi, sampai pada aksi nyata. Bahkan, Program GenRe (Generasi Berencana) yang merupakan salah satu program dari BKKBN pun merupakan bentuk kampanye yang dilakukan guna memberikan informasi dan perencanaan bagi remaja terkait usia menikah hingga pada usia ideal.

Tetapi pada kenyataannya, banyak masyarakat yang notabennya bertempat tinggal di daerah pedesaan yang menikahkan anaknya di usia kurang dari 20 tahun. Bagi mereka, pernikahan di usia 15-17 tahun merupakan hal yang wajar, sebab yang menjadi cerminan mereka adalah pada adat mereka terdahulu.

Menikah, merupakan sebuah kewajiban. Dan pernikahan juga harus dilakukan dengan perencanaan yang matang, baik ditinjau dari segi fisik, mental, dan ekonomi, agar kelak menjadi keluarga yang sejahtera. Sebab, remaja yang menikah di usia dini baik secara fisik maupun biologis belum cukup matang untuk memiliki anak. Sehingga kemungkinan anak dan ibu meninggal saat melahirkan lebih tinggi.

Bagi orang tua ataupun remaja perempuam, seharusnya mengetahui bahaya yang akan terjadi jika hamil di usia muda. Teknologi internet yang semakin canggih, berbagai macam tayangan televisi yang kurang mendidik bisa menjadi penyebab anak remaja melakukan pergaulan di luar batas. Berikut ini berbagai macam bahaya hamil di usia muda yang harus diketahui :
1.    Rusaknya Organ Reproduksi
  1. Keguguran
  2. Cacat Fisik
  3. Kanker Serviks
  4. Mudah Terkena Infeksi
  5. Kurangnya Perawatan Kehamilan
  6. Hipertensi
  7. Prematur
  8. Bayi Memiliki Berat Badan Rendah
  9. Terkena PMS
  10. Depresi
  11. Tekanan Psikologis
  12. Anemia
  13. Keracunan Kehamilan
  14. Menyebabkan Kematian
  15. Tingginya Kematian Bayi
  16. Mengalami Pendarahan
  17. Mengalami Proses Persalinan Yang Lama
rukoremaja.blogspot.co.id


Dengan adanya Program GenRe (Generasi Berencana) dan program Penundaan Usia Perkawinan (PUP), idealnya wanita menikah di atas usia wanita 21 tahun dan pria 25 tahun. Usia tersebut dianggap sudah baik dan matang untuk organ reproduksi wanita, melahirkan, mengatur perekonomian dan keluarga.


Nah, setelah mengetahui bahaya dari hamil di usia dini, sudah siapkah menikah muda?

Selasa, 27 Oktober 2015

Friendly Event of Health Day

Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada tanggal 12 November 2015 mendatang adalah momen yang tepat bagi kita untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran tentang Kesehatan. Memperingati Hari Kesehatan Nasional berarti memikirkan kelangsungan hidup serta kepedulian terhadap kesehatan tubuh.

Membahas masalah kesehatan terutama mengenai pola hidup sehat adalah hal yang sangat penting bagi kelangsungan hidup, utamanya bagi remaja sebagai generasi mendatang. Namun sayangnya, banyak sekali remaja yang mengabaikan masalah pola hidup sehat. Bangsa yang hebat, terdapat remaja yang sehat merupakan slogan yang perlu kita sosialisasikan dan diterapkan bersama. Mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari saat ini.


Untuk menumbuhkan, meningkatkan, dan memupuk kepedulian pribadi remaja tentang pentingnya kesehatan dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan yang dikemas menarik dan bercita rasa remaja. Hal ini berguna sebagai sarana  untuk menginformasikan dan mengkampanyekan kepada remaja untuk menyadarkan tentang pentingnya kesehatan jiwa dan raga.

Kamis, 22 Oktober 2015

SAFARI PIK-R #3: PIK-R Pelangi

(21/10) Halo kawan remaja Indonesia, senang masih bisa menyapa kalian semua dalam keadaan sehat dan ceria. Kali ini, Insan GenRe Bangkalan akan kembali berbagi informasi tentang kegiatan yang sudah dilakukan hari ini. Ada yang tahu nama kegiatan tersebut? Yang menjawab Safari PIK-R, kalian mendapat nilai 100, loh :D

Kali ini, Insan GenRe Bangkalan melakukan kunjungan ke PIK-R Pelangi SMK Negeri 3 Bangkalan. Bentuk kegiatan pada kunjungan Safari PIK-R kali ini berupa evaluasi dan pemantapan program kerja yang telah dijalankan oleh PIK-R Pelangi. Sama seperti kemarin, dalam kunjungan Safari PIK-R ini Insan GenRe Bangkalan bermitra dengan tim BKKBN Kabupaten Bangkalan untuk melakukan pembinaan ke lapangan.

Evaluasi yang dilakukan pada PIK-R Pelangi kali ini diutamakan pada administasi dan program kegiatan yang dijalankan. Karena meskipun PIK-R Pelangi ini telah berdiri beberapa tahun yang lalu, namun pada kenyataannya masih kurang dalam penerimaan informasi terkait pengelolaan serta perlu diberikan bimbingan khusus terhadap kader PIK-R-nya sendiri.

Selasa, 20 Oktober 2015

SAFARI PIK-R #2: PIK-R Cemara

(20/10) Halo kawan remaja Indonesia, senang masih bisa menyapa kalian semua dalam keadaan sehat dan ceria. Kali ini, Insan GenRe Bangkalan akan kembali berbagi informasi tentang kegiatan yang sudah dilakukan hari ini. Ada yang tahu nama kegiatan tersebut? Yang menjawab Safari PIK-R, kalian mendapat nilai 100, loh :D

Kali ini, Insan GenRe Bangkalan melakukan kunjungan sekaligus pembinaan kepada PIK-R Cemara SMA Negeri 4 Bangkalan. Safari PIK-R kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya, karena pada kesempatan kali ini Insan GenRe Bangkalan dapat berkesempatan bermitra dengan BKKBN Kabupaten Bangkalan untuk melakukan pembinaan ke lapangan.


Pada pembinaan kali ini, pengurus PIK-R Cemara dibagi kedalam 3 kelompok. Kelompok pertama terdiri dari pengurus harian (ketua, wakil, sekretaris, dan bendahara) dengan materi pembinaan yaitu pencatatan dan pelaporan. Kelompok yang kedua terdiri dari kelompok KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi). Dan kelompok ketiga adalah kelompok dari Advokasi/Humas dan PSDM.

Senin, 19 Oktober 2015

SAFARI PIK-R #1: PIK-R Jelita dan PIK-R Bestari

(17/10) Halo kawan remaja Indonesia. Salah satu program kegiatan yang dijalankan Imsam GenRe Kabupaten Bangkalan adalah Safari PIK-R. Safari PIK-R ini merupakan kunjungan ke berbagai PIK-R jalur pendidikan atau jalur masyarakat yang berada di Provinsi Jawa Timur. Bentuk kegiatannya yaitu berupa pembinaan dan peninjauan terkait kader-kader atau tenaga pengelola yang terdapat di setiap PIK-R tersebut.

Kenapa kok perlu diadakan kunjungan ke tempat PIK-R itu berada? Karena untuk meninjau dan mengawasi secara langsung terkait kinerja PIK-R itu sendiri, agar tujuan dari terbentuknya wadah PIK-R yang diperuntukkan untuk mengatasi permasalahan remaja itu sendiri dapat terlaksana sebagai mestinya. Selain itu, kegiatan kunjungan ini akan semakin mempererat tali persaudaraan antar remaja.

Tidak sekedar peninjauan saja, tetapi kegiatan Safari PIK-R ini dapat menjadi wadah sosialisasi dan promosi terkait program GenRe bagi pengelola PIK-R tersebut yang diharapkan nantinya akan mereka sampaikan kepada remaja lain di lingkungan PIK itu berada.

Minggu, 11 Oktober 2015

GenRe Photo Contest

#GenReForIndonesiaKu


Hallo sobat remaja Indonesia J Salam GenRe! (GenRe = Generasi Berencana). Kali ini ada kabar baik untuk kawan remaja semua. Kabar baiknya mengenai akan event "GenRe Photo Contest" Yuk disimak.